Monday, October 26, 2015

SUKARNO - Pendidikan Pengangkat Derajat

Pagi ini pun saya mencoba kembali untuk menumbuhkan rasa minat baca saya. Dan saya meluangkan waktu sejenak untuk membaca buku yang membahas tentang SOEKARNO dan dari sedikit kisahnya yang saya baca, saya mendapat sedikit pelajaran meski hanya sedikit, menurut saya itu sangat berguna yaitu "pentingnya pendidikan untuk mengangkat kasta kita".

SOEKARNO, mempunyai kepribadian dengan bintang Gemini, ia lahir dari keluarga priyayi rendahan, mempunyai seorang ayah yang berprofesi menjadi guru. Kedudukan sosoial-ekonomis keluarganya hanya sedikit lebih baik dari golongan marhaen yang kemudian hari nasibnya di perjuangkan oleh Soekarno, selain itu tirak ada perbedaan Soekarno dengan kaum marhaen lainnya.

Masa muda - Soekarno mempunyai pendidikan yang menempatkannya pada kalangan atas dalam masyarakat Indonesia, pendidikannya dimulai di ElS(Sekolah Dasar Belanda), dilanjutkan HBS(Sekolah Menengah Belanda tamat th 1921.) Pada tahun 1927, ketika Soekarno memilih karir politik tidak lebih dari 78 orang indonesia yang mempunyai ijasah HBS. Ini artinya hanya 1 dari 7 juta orang indonesia yang memiliki ijasah tersebut. Lebih sedikit lagi masyarakat indonesia yang tamatan Universitas seperti Ir.Soekarno. para pemimpin pergerakan  indonesia kebanyakan dari kalangan berpendidikan, tidak memperhatikan ras, agama, asal usul yang lebih di depankam dari segi pendidikannya. Itu alasannya Soekarno berada di kalangan atas karena pendidikannya yang tinggi.

Jadi kesimpulannya "raihlah pendidikanmu setinggi mungkin, karna pendidikanmu mengangkat derajatmu".
Itu bisa kita buktikan pada realita saat ini. Bahwa pendidikanlah yang mengangkat derajat kita. Dengan pendidikan yang tinggi aspek lain akan mengikuti kita. Baik dari segi finansial maupun yang lainnya.

No comments:

Post a Comment